Rukun khutbah Jumat [tiga]

Alih bahasa kitab Fathul Wahab karya Syaikhul Islam Abu Yahya Zakaria Al-Anshori

Tim Penerjemah: Santri A.P.I. Nailul Muna Tingkat Fathul Wahhab Daur ke 36

Tulisan ini adalah bagian ketiga dari tiga bagian. Yang pertama di sini, yang kedua di sini.

 1. Membaca hamdalah

Yakni kalimat alhamdu lillah. Dapat pula dengan menggunakan kalimat innal hamda lillah.

2. Membaca shalawat Nabi

Sebagai contoh lafadz:  wash-sholatu ‘ala nabiyyina (dan semoga sholawat dan salam bagi Nabi kita).

3. Wasiat taqwa

Dalam hal ini walaupun tanpa menggunakan kata taqwa karena tujuan dari wasiat tersebut adalah untuk menasehati dan hal ini dapat dikerjakan tanpa menggunakan kata taqwa. Oleh karena itu, sudah cukup dengan    mengucapkan lafadz athi’ulloh (taatlah kalian kepada Alloh).

4. Membaca ayat Al-Qur’an

Yang dimaksud adalah membaca ayat yang dapat memberikan suatu pemahaman walaupun cuma di salah satu khutbah, akan tetapi membaca ayat Al-Qur’an pada khutbah yang pertama itu lebih utama.

5. Mendo’akan orang mukmin dengan do’a yang bersifat ukhrowi (akhirat).

Hal ini dilakukan pada khutbah kedua.

Syarat lain

Disyaratkan kedua khutbah berbahasa Arab. Apabila tidak bisa, maka bisa dengan  selain bahasa Arab. Dan juga disyaratkan dua khutbah dilaksanakan di waktu Dzuhur dan beruntun di antara dua khutbah, rukun dan shalat . Dan juga disyaratkan suci dari hadats dan najis, menutup aurat dan berdiri bagi orang yang mampu dan juga duduk dengan tuma’ninah seperti duduk di antara dua sujud. Disyaratkan bagi khotib berusaha supaya 40 orang bisa mendengar beberapa rukun dua khutbah.

Disunahkan bagi khotib untuk melaksanakan rukun khutbah dengan tertib. Disunahkan bagi seseorang untuk diam dan memperhatikan di dalam dua khutbah. Berdasarkan firman Allah yang artinya: “Saat Al-Qur’an dibaca maka kamu semua harus mendengarkan dan memperhatikan di dalam tafsirnya.”

Diwajibkan bagi jama’ah menjawab salam khotib dan disunahkan mendo’akan orang bersin dan mengeraskan bacaan shalawat di waktu khotib  membaca innalloha wamala`ikatahu yusholluna ‘alan nabiy…dst. Disunahkan bagi khotib  berkhutbah di atas mimbar. Apabila tidak ada mimbar maka khotib  berkhutbah  di tempat yang lebih tinggi dan juga untuk salam pada seluruh jama’ah . Kemudian setelah khotib  duduk, salah satu dari jama’ah mengumandangkan adzan . Disunahkan isi khutbah mudah dipahami agar dapat membekas dalam hati jama’ah, seperti menggunakan kata-kata yang biasa digunakan masyarakat setempat. Juga disunahkan mempersingkat khutbah  karena memperpanjang khutbah akan membosankan jama’ah, berdasarkan sabda Nabi SAW yang artinya: “Perpanjanglah waktu shalatmu dan persingkatlah waktu khutbahmu.”

Kesunahan

Disunahkan bagi khotib  untuk tetap menghadap para jama’ah sampai selesai khutbah. Disunahkan bagi jama’ah menghadap khotib  dan mendengarkan khutbahnya. Bagi khotib  disunahkan membawa semisal pedang di tangan kirinya, hal tersebut melambangkan bahwa agama Islam berdiri atas senjata, dan tangan kanannya diletakkan di pinggir mimbar. Disunahkan duduknya khotib  dari dua khutbah lamanya sekiranya membaca surat Al-Ikhlas. Setelah khutbah  selesai disunahkan muadzin berdiri untuk iqomah kemudian khotib  menuju tempat pengimaman.

Disunahkan bagi imam shalat Jum’at  pada rakaat pertama setelah membaca surat Al-Fatihah membaca surat Al-Jum’ah dan pada rakaat kedua setelah Fatihah membaca surat Al-Munafiqin dengan keras. Riwayat lain mengatakan bahwa Nabi SAW dalam shalat Jum’at membaca surat sabbihisma robbikal a’la dan hal ataka.

Ahmad Afif  (Weleri, Kendal), Sarbini (Kota Kendal), M. Nurrochim (Dukun, Magelang), Abd. Jalil (Ngluwar, Magelang )

Postingan terkait

  • Syarat sah shalat Jumat [dua]
    Alih bahasa kitab Fathul Wahab karya Syaikhul Islam Abu Yahya Zakaria Al-Anshori Tim Penerjemah: Santri A.P.I. Nailul Muna Tingkat Fathul Wahhab Daur ke 36 Tulisan ini adalah bagian kedua dari tiga bagian. Yang pertama di sini, yang ketiga di sini. ...
  • Sholat Jumat [satu]
    Alih bahasa kitab Fathul Wahab karya Syaikhul Islam Abu Yahya Zakaria Al-AnshoriTim Penerjemah: Santri A.P.I. Nailul Muna Tingkat Fathul Wahhab Daur ke 36Tulisan ini adalah bagian pertama dari tiga bagian. Yang kedua di sini, yang ketiga di sini.Shala...
  • 28 kemakruhan dalam sholat-4
    Penulis: Santri Alfiyyah 2011 Inilah bagian terakhir dari 4 bagian. Anda dapat memeriksa bagian pertama di sini, bagian kedua di sini, bagian ketiga di sini. 21. Sholat di lembah di mana Rosûlullôh tidur Diceritakan dalam hadits, saat Rosûlullôh ...
  • 28 kemakruhan dalam sholat-3
    Penulis: santri Alfiyyah 2011 Ini adalah bagian ke 3. Bagian pertama di sini, bagian kedua di sini, bagian terakhir di sini. 11. Menundukkan kepala atau mengangkatnya ketika ruku’ Dimakruhkan menundukkan kepala atau mendongakkannya ketika ruku’. ...
  • 28 kemakruhan dalam sholat-2
    Penulis: santri Alfiyyah 2011 Ini adalah tulisan ke 2 dari 4 bagian. Anda bisa membaca dulu bagian pertama. Untuk kelanjutannya, anda dapat meng-klik bagian ke tiga atau ke empat. Kemakruhan-kemakruhan dalam Sholat Melihat dari judul di atas, ten...

Tags: , , , , ,

3 Responses to Rukun khutbah Jumat [tiga]

  1. [...] Tulisan ini adalah bagian kedua dari tiga bagian. Yang pertama di sini, yang ketiga di sini. [...]

  2. [...] Tulisan ini adalah bagian pertama dari tiga bagian. Yang kedua di sini, yang ketiga di sini. [...]

  3. george sarip says:

    matur nuwun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Sertifikasi halal

Setiap tulisan baik secara utuh atau pun hanya sebagian bahkan satu huruf boleh disalin dan dipergunakan sekehendaknya selama mencantumkan sumbernya yakni pesantrenku.net. Pesantrenku.net tidak bertanggung jawab atas mudarat yang timbul akibat praktik tsb.

Jika anda malas berkunjung ke Blog ini tetapi ingin mendapat update artikel, silakan tuliskan alamat Email anda lalu pencet tombol Subscribe